Close Menu
Cerita SexCerita Sex
  • Warning!
  • Contact Us
  • Privacy Policy
  • Kirim Cerita Sex
  • Join Telegram
  • Video Bokep
  • Foto Bugil
  • Jav Sub Indo
X (Twitter) WhatsApp Telegram
Cerita SexCerita Sex
  • Contact
  • Warning!
  • Privacy
  • Kirim Cerita
  • ThePornDude
  • Bokep
Cerita SexCerita Sex
Home»Novel»Sang Pewaris

Sang Pewaris

Share Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Fildan menatap orang yg ada di depannya sendu… dari tatapannya dapat terlihat kesedihan dan butiran air mata terus mengalir seakan tak ingin berhenti….

“les apa keputusan aku tadi salah?” tanya fildan dengan air mata yang mengalir tampa henti

Ya… orang yg bersama fildan adalah lesty bukan reza…

Lesty berusaha untuk tetap tenang meski tak bisa di ungkiri hati lesty hancur melihat keadaan fildan seperti ini…

Kemana hilangnya sosok yg tegar? Kemana hilang nya sosok yg pantang menyerah? Lesty bertanya sendiri dalam hati nya….

Tak ada lagi sosok fildan yg tegar dan kuat…. kini lesty hanya melihat seorang pemuda yg rapuh di depannya seakan telah lelah dengan beban yg di hadapi nya sendiri…

Hari ini lesty baru mengetahui sisi lain dari seorang fildan yg dingin adalah sisi rapuh nya…

“aku gak tau apa isi surat itu fil… dan aku gak tau seberat dan sesulit apa beban hidup kamu… Tapi setiap keputusan yg diambil dengan hati… Itu berarti keputusan itu benar… mungkin akan ada jalan berliku yg nanti akan kamu hadapi tapi jalan itu akhirnya akan membawa ending yg bahagia untuk kamu… “jawab lesty yg tak berani menatap fildan

Lesty mengaitkan jari jari nya diantara jari tangan fildan berusaha untuk menenangkan orang yg tengah rapuh ini

Tampa mereka sadari ada seseorang yg memandang mereka dengan lekuk bulan sabit di bibir nya…

Dengan langkah pelan reza menghampiri fildan…

Fildan yg menyadari kehadiran reza segera melepas kaitan tangan nya dari lesty

“za sejak kapan di sana?”

“sejak lo sama lesty bicara” jawab reza tampa menghilangkan senyum nya

“les bisa tinggalin kita berdua gak?” pinta reza yg mendapat anggukan dari lesty

Lesty yg mengerti pun Pergi dari sana…

“gue seneng fil, akhirnya setelah bertahun tahun lo nanggung beban ini sendiri akhirnya lo tunjukin juga…
Gue baru sadar seberapa rapuh lo…”

” Thanks ya za selama ini lo selalu ada di samping gue”ucap fildan tulus

” kalo Lo emng anggap gue sahabat lo.. Lo harus cerita kenapa tiba-tiba lo berubah fikiran”

Fildan tersenyum mendengar perkataan reza…

Flashback

Dengan rasa kesal fildan pergi dari hadapan ayah nya…

Ia tak bisa sembunyi kan hati nya yg hancur akibat surat itu…

Tak pernah sedikit pun fildan berfikir bahwa ayah yg sangat menyayangi Rara kini berubah…

Entah apa alasan ayahnya membuat perjanjian bermatrai itu…

Fildan tak masalah dengan 4 syarat iyu namun 1 syarat terakhir itu sungguh membuat hati fildan hancur… Bagaikan kaca yg pecah itu lah hati fildan sekarang…

Dengan langkah kali yg yg tak jelas fildan terus menyusuri setiap jengkal koridor rumah sakit itu… Sampai sebuah suara menghentikan langkah nya…

“tuan fildan!!!!!”

Fildan membalikkan tubuhnya dan melihat seseorang berpakaian dokter berdiri gemetar… Drngan langkah ragu ia berjalan kearah dokter itu…

“ada apa dok?”

“t… Tuan… Ma.. Maaf saya harus mengatakan ini… Kondisi rara saat ini semakin buruk kita harus laksanakan operasi sekarang juga jika ingin rara bertahan hidup…”

Fildan memasang wajah bingung…

“bukan kah masih ada 3 jam lagi sebelum operasi dimulai?” (melirik jam tangan nya)

“iya itu benar… Tapi ada kesalahan dalam hasil lab nya.. Penyakit ginjal Rara bukan berada di tingkat 3 melainkan tingkat akhir…”

Mendengar penjelasan dokter fildan langsung jatuh kelantai… Kaki nya tak mampu lagi menopang tubuhnya..

Air mata fildan terus menerus mengalir tampa henti… Hati dan fikiran nya kini berkecamuk tidak sejalan…

Hatinya mengatakan untuk menerima penawaran ayahnya…

Namun fikiran nya menolak… Mengingat perlakuan ayah nya pada ia da ibunya…

“tak ada jalan keluar lagi… Hanya itu satu-satunya cara sekarang… Aku jatuh kan pilihan ku pada hati ku…ibu bilang apa yg hati kita pilih itu berarti bener…” ucap fildan dalam hati. Ngocoks.com

Dengan langkah cepat ia menyusuri koridor rimah sakit…

Namun langkah nya terhenti dengan apa yg ia liat sekarang… Reza dan ayah nya kini tengah bertengkar…

Namun fildan tak perduli mata nya hanya menangkap sebuah surat yg di pegang reza…

Dengan langkah besar ia mendekati Reza lalu merampas surat yg ada di tangan Reza…

Ia mengeluarkan pulpen nya lalu menandatangani surat itu

Flashback end

“apa yang gue lakuin itu salah za..?”

Reza tersenyum mendengar ucapan fildan

“gak ada yg salah dari keputusan lo itu fil… Gue cuma khawatir gimana lo bisa hidup tampa melihat Rara… Apalagi keadaan nya sekarang”

“jujur fil di antara yg lain cuma gue yg paling terkejut dengan kepuasan lo… Tapi gue bangga Sama lo demi Rara lo berkorban sangat besar…”

“za lo bisa bantu gue jaga Rara kan..?”

“tentu fil gue akan rara untuk lo”

************

Jam terasa bergulir dengan lambat…
Lampu pada ruang Oprasi masih sama… Warna merah menandakan Oprasi belum selesai…

Keringat dingin terus membanjiri kening fildan… ia sangat cemas dengan keadaan sang adik di dalam sana…

Sudah 3 jam sejak Oprasi di mulai namun tak seorang pun keluar dati ruangan itu

Setelah menunggu hampir 5 jam akhirnya seorang dokter keluar…

“bagaimana keadaan adik saya dok? Mengapa sangat lama operasi nya dok? Oprasi nya berhasil kan dok? Dia selamat kan dok? Dok jawab dok!”

“sepertinya anda sangat menyayangi adik anda… Anda tenang saja keadaan adik anda baik-baik saja… Dia akan segera dipindahkan ke ruang rawat…”

Mendengar ucapan dokter semua yg ada di sama merasa lega…

Saat fildan ingin melangkah kan kakinya masuk ruang rawat Rara ada sebuah tangan yg menghadang nya…

” mau kemana kamu? ”

” menemui adik saya! “jawab nya dingin

” kamu lupa perjanjian itu? Kamu tidak bisa menemui Rara! ”

Fildan berusaha untuk tidak marah pada ayah nya… jika saja fildan tak terikat perjanjian itu pasti sekarang fildan sudah melawan sang ayah…

“hanya sekali biarkan saya menemui nya.. dia pasti mencari keberadaan saya” jawab fildan berusaha setenang mungkin

“saya tidak peduli! Sudah saya bilang perjanjian itu akan di mulai saat operasi Rara selesai dan itu sekarang!!!”

“tom pastikan dia tak menemui Rara!!!” ucap tuan Johan sebelum meninggal kan fildan.

Dengan hati hancur fildan hanya bisa menatap Rara dari balik kaca pintu…
Melihat bagaimana wajah pucat sang adik sedang mencari keberadaan nya

Tiba tiba ada sebuah tangan yg menyentuh pundak nya…

“apa kamu yakin bisa fil?”

“bisa gak bisa aku harus bisa les ini udah jadi keputusan aku..”

“fil aku tau rasanya berpisah dari orang yg kita sayang aku juga pernah ngalamin apa yg kamu alami fildan… Dan rasa berat…”

“kamu pernah ngalamin apa?”

“berpisah dari adik aku… Waktu itu ayah dan ibu aku cerai dan aku ikut ibu sedangkan adik aku ikut ayah…”

Fildan perlahan tersenyum melihat lesty… Entah sejak kapan fildan mulai nyaman dengan lesty… Kehadiran lesty seperti membawa angin segar bagi fildan…

Tom yg berada tak Jauh dari fildan pu tersenyum…

” sepertinya tuan muda sudah menemukan orang yg layak untuk nya” gumam tom

Perlahan tom mendekati fildan dan lesty

“tuan muda… Anda baik-baik saja?”

“saya baik tom”jawab fildan dengan menyunging senyum palsu…

” fil dia siapa? “tanya lesty heran

” oh ya les dia Tom asisten ayah gue gue udah deket sama dia… Tom Ini lesty teman saya ”

” lesty kak”

Mendengar perkataan lesty tom Tersenyum

“jangan panggil kakak panggil tom aja kita gak beda jauh kok paling beda 1 atau 2 tahun”

“tuan muda anda tenang saja tuan besar sudah mengirimkan bodyguard untuk Rara”

“siapa?”

“dia (menunjuk kearah seorang pemuda yg usianya tak jauh berbeda dengan Rara)”

Melihat siapa orang itu tangan fildan mengepal sempurna ingin rasanya ia memukul orang itu…

“afisan!!!”

“tuan muda mengenal nya?”
“dia (menunjuk afisan yg kini berdiri di depan nya) adalah orang yg membuat adik saya berubah!!!! Karena Dia Rara jadi pendiam dan menutup diri!!!!! ngapain lo disini!!!! (memengang kerah baju afisan)”

“k… kak afisan ke… kesini mau jagain Rara kok gak mau yg lain”

“tuan muda!”

“Fil jangan!”teriak lesty yg melihat fildan ingin memukul afisan

” afisan kamu masuk! “titah tom

*************
Perlahan Rara mulai membuka mata nya… Ia melihat semua teman kakak nya yg baru ia kenal berdiri di dekat nya tapi tak melihat sang kakak disana

” a’eja d… dimana kak idhan? “tanya rara dengan suara serak

Reza menoleh ke rara kini reza dilanda bingung apa yg harus ia katakan? bilang kalo kakak nya kini gak akan bisa lagi di samping nya! Itu gak mungkin yg ada rara drop

” emm… Fildan.. fildan pergi ra dia lagi kerja untuk kamu… sementara kakak dulu yg jaga ya!”

“maaf ra kakak terpaksa boong sama kamu kakak gak mau kamu drop setelah tau apa yg sebenarnya terjadi…” batin reza

Rara mengangguk ia mengerti pasti karena kondisi nya sang kakak terpaksa kerja keras…

Sedangkan teman nya yg lain mengeti kenapa reza berbohong…

” lo tenang aja za kita sama lo kok!”Bisik ridwan

” ia za lo tenang aja gue bantu lo boong kok! “timpal ical yg tak jauh dari reza

Klekk

Suara pintu di buka menampilkan afisan yg berdiri di ambang pintu

” ra gimana keadaan lo? ”

Acuh rara tak memperdulikan afisan

” ra gue disini sebagai bodyguard lo… Gue mohon terima gue… ”

” enggak “sahut rara

” please ”

” gue bilang enggak ya enggak.!!!pergi lo!!! a’eja!! ”

Reza yg mengerti meminta afisan keluar

” san lo keluar dulu ya… kondisi rara sekarang gak lagi bisa buat berdebat… nanti kakak bakal coba jelasin ke rara supaya mau nerima kamu oke!?”

” iya kak”

***********

“tuan muda saya mendapat pesan dari tuan besar untuk membawa anda pulang kerumah”

“tapi tom saya masih mau disini!!”

“tuan saya mohon jangan keras kepala jangan mempersulit semua nya tuan!”

“huff… Baiklah tapi saya mohon izinkan saya menemui rara… Saya mohon tom…”

“tuan saya tau perasan tuan tapi maaf saya gak bisa izinkan kalo tuan besar tau dia pasti marah” lirih tom ada rasa menyesal dihati nya karena telah memisahkan adik dari kakak nya

“fil lo ikuti aja perintah ayah lo gue disini bakal jaga rara kok lo tenang aja ya….”

“emm.. tapi les rara pasti butuh gue…”

“tuan muda saya mohon ikut saya…”

“baik lah ayo” pasrah fildan

**************

Sebuah mobil mewah berwarna hitam mulai memasuki kawasan mewah…

Hingga mobil tersebut berhenti pada sebuah rumah berantai 3 dengan nuansa klasik…

Saat pintu di buka tampa tom dan fildan turun dari mobil itu…

“ayo tuan muda tuan Johan sudah menunggu anda”

Fildan menjawab nya hanya dengan anggukan saja lalu mulai melangkah kan kaki nya…

Saat kaki fildan sudah memasuki rumah itu bagai sebuah kaset potongan kisah masa lalu nya mulai berputar di pikiran nya…

“Rumah ini adalah tempat yg menjadi saksi kebahagiaan sekaligus saksi bisu hancur nya semua hubungan… “gumam fildan lirih…

” selamat datang putra ku! “ucap tuan Johan menyambut fildan

Acuh itu lah yg fildan lakukan terhadap Johan… Ia langsung melangkah pergi menuju lantai 3 tempat kamarnya berada…

Mungkin ia sudah 10 tahun tak ada dirumah ini namun ia tak pernah lupa dengan Setiap sudut nya…

Klikk..

Pintu kamar terbuka perlahan fildan melangkah masuk…

Kamar yg didominasi warna navy blue dan hitam itu mulai terlihat…
Dengan jendela yg langsung mengarah ke pada matahari terbenam…. Sangat indah dan elegant…

“masih sama” ucap fildan yg

Mata fildan melirik pada sebuah foto yg terdapat 2 anak dan seorang wanita paruh baya yg mengaku anak perempuan… Perlahan ia melangkah kan kaki nya menuju foto itu…

“bunda fildan rindu” tak terasa cairan bening lolos dari mata nya… Menandakan betapa ia sangat merindukan sosok bunda nya…

Tak ingin larut dalam kesedihan fildan keluar dari kamar nya menuju kamar yg terletak disamping kamar nya…

Klekk

Suara pintu terbuka menampilkan ruangan berwarna merah yg diselingi dengan warna gold…

Fildan langsung masuk kesana ruangan itu dipenuhi foto foto nya dengan rara… Karena itu adalah kamar rara…

Fildan kembali menetes kan air mata saat mata nya menangkap sebuah boneka tedy bear besar berwarna merah menyala…

Ia kemudian mengambil boneka itu lalu memeluk nya erat…

“rara gimana keadaan kamu ra.. Kakak rindu…”

Air mata terus menerus menetes… Saat ia mengingatkan masa lalu nya bersama rara dikamar ini…

Flashback

“Kak idhan yaya boleh nanya gak? ”

“nanya apa ya?”

“disekolah tadi ibuk guyu nanya apa warna kesukaan yaya tapi yaya gak tau mau jawab apa… Teman yaya yg perempuan semua nya jawab warna kesukaan mereka itu Pink tapi yaya gak suka warna pink jadi menurut kak idhan yaya harus suka warna apa?”

“kamu kenapa gak suka warna pink?”

“warna pink itu kan untuk perempuan lemah sedangkan yaya kan kak idhan bilang strong girl jadi gak cocok sama warna pink…” jawab nya polos

“hmm… Menurut kak idhan kamu harus suka warna…. hmmm… Warna merah…”

“kenapa warna merah kak?”

“karena warna merah itu kan melambangkan keberanian sama kayak yaya berani…”

Semenjak itu rata jafi suka dengan warna merah dan semua barang nya berwarna merah…

Flashback end

“tuan muda!” suara tom membawa fildan kembali ke alam nyata…

Dengan cepat fildan menghapus air matanya…

“eh.. I… Iya ada apa tom?”

“tuan besar ingin berjumpa dengan anda”

Bersambung…

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
ABG Berlanjut Bersambung Cantik Keluarga Novel Romantis Teman
Share. Twitter Telegram WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDinda Alaina Putri
Next Article Istri Jalang
ceritasex

    Ngocoks adalah situs dewasa yang berisi kumpulan cerita sex tergres yang di update setiap hari. Jangan lupa bookmark situs ini biar tidak ketinggalan cerita dewasa lainnya, -terima kasih.

    Related Post

    8.5

    Kamu yang Kusebut Rumah

    8.5

    Istri Nakal

    8.5

    Hantu Tampan

    8.5

    Diambang Kehancuran

    7.0

    Making Dirty Scandal

    8.0

    Sebuah Pengkhianatan

    Follow Facebook

    Recent Post

    Ranjang yang Ternoda

    Demi Tugas

    Istri Jalang

    Sang Pewaris

    Dinda Alaina Putri

    Dark Soul

    Office Cutie

    Arabian Madness

    Pussycat’s Blackman Island

    Birahi di Pesantren

    Kategori

    Terekspos

    Ngocoks.com adalah situs dewasa berisi kumpulan cerita sex, cerita dewasa, cerita ngentot dengan berbagai kategori seperti perselingkuhan, perkosaan, sedarah, abg, tante, janda dan masih banyak lainnya yang dikemas dengan rapi dan menarik.

     

    ✓ Update Cerita Sex Setiap Hari
    ✓ Cerita Sex Berbagai Kategori
    ✓ 100% Kualitas Cerita Premium
    ✓ Semua Konten Gratis dengan Kualitas Terbaik
    ✓ Semua Konten Yang Diupload Dipilih & Hanya Update Konten Berkualitas

     

    Cara Akses Situs Ngocoks

    Akses menggunakan VPN atau kamu bisa juga akses situs Ngocoks ini tanpa VPN yang beralamat ngocoks.com kalau susah diingat, Silahkan kamu buka saja Google.com.sg Lalu ketikan tulisan ini ngocoks.com, terus klik halaman/link paling atas situs NGOCOKS no 1 di Google. Selamat Membaca!


     

    Indonesian Porn Fetish Sites | Indonesian Porn List | Ulasan Bokep Indonesia

    © 2026 Ngocoks - Support by Google Inc.
    • Warning!
    • Iklan
    • Privacy Policy
    • Kirim Cerita Sex
    • Channel Telegram

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.