Cerita Sex Tidak Sengaja – Hari libur akhir tahun sebentar lagi akan tiba. Moment yang sangat ditunggu bagi para pekerja di salah satu perusahaan swasta
“Rein loe mau cuti kemana” Ucap Tasya pada sahabatnya itu
“Hmm aku rebahan aja di kos” Ucap Reina
“Ikut gue aja yuk sama pacar gue ke Bali” Ucap Tasya
“Gak nanti aku jadi obat nyamuk kamu sama Dani” Ucap Reina. Pasalnya Reina sering jadi obat nyamuk sahabatnya itu
“Gue gak berdua doang. Tapi banyak orang sama teman teman dani juga” Ucap Tasya
“Serius. Yaudah aku ikut” Ucap Reina
“Oke Reina yang cantik” Ucap Tasya sambil mengecup pipi Reina pergi dari meja Reina

Ngocoks Reina tinggal di sebuah kos yang terletak di kota besar Jakarta. Tasya dan kekasihnya sendiri berasal dari Semarang yang merantau di Jakarta bersama kekasihnya yang bekerja sebagai Direktur. Sedangkan Reina berasal dari Solo Jawa Tengah
H-1 sebelum berangkat ke Bali. Tasya mengatakan pada Reina untuk belanja. Pasalnya Tasya ini anak orang kaya dan kerjaannya belanja. Berbeda dengan Reina yang menanggung biaya hidup keluarganya di kampung. Yang harus berhemat di gemerlapnya ibukota
“Reina bikini ini cocok deh buat loe” Ucap Tasya
“Gak mau aku pakai gituan Tasya” Ucap Reina
“Gak asik loe. Padahal loe kan seksi banget kalau pakai ginian” Ucap Tasya
“Geli aku dengerin kamu. Yuk makan laper banget” Ucap Reina
“Ayok ke KFC aja lagi pengen aku” Ucap Tasya sambil merangkul Reina
Reina memang sangat beruntung memiliki sahabat seperti Tasya. Walaupun perbedaan mereka sangat mencolok Tasya suka sekali ke club beberapa kali Reina harus menjemput Tasya ke club karena mabuk berat. Sedangkan Reina seumur hidup tidak pernah menginjakan kaki di club jika bukan karena menjemput sahabatnya
Tasya berasal dari keluarga terpandang ayahnya pejabat daerah ibunya seseorang anggota dewan. Sedangkan Reina ayahnya dan ibunya bekerja sebagai pedagang sembako dirumah
Namun hal ini tak membuat Tasya menjauhi Reina karena tasya adalah anak yang bersahabat tak memandang status sosial
Tasya mengangap Reina adalah sahabat yang sangat tulus padanya dari segi apapaun.
Hari liburan pun sudahlah tiba. Reina, Tasya dan Deni kekasih Tasya sudah tiba di bandara Soekarno Hatta
“Hai bro udah sampe loe” Ucap salah satu pria teman deni
“Sudah bro” Ucap dani
“Oh iya kenalin ini temen Tasya namanya Reina” Ucap dani mengenalkan Reina pada temannya
“Hallo Reina salam kenal gue Ivan, ini darren dan yang ini temen gue ardian” Ucap Ivan
“Hai semua salam kenal” Ucap Reina
“Hmm sepertinya udah mau boarding. Yuk cek in” Ucap dani
“Yukkk” Ucap semuanya
Kali ini Reina hanya membawa 1 koper dan tas punggung 1
“Jadi cuma aku sama Tasya ceweknya tau gitu gak ikut aja” Batin Reina
“Reina ayok bengong aja si loe” Ucap Tasya
“Hah iya” Ucap reina membawa kopernya dan berjalan mengikuti yang lainnya
Sudah Reina duga pasti Tasya akan sibuk dengan dani kekasihnya.
Sampailah Reina di dalam pesawat. Reina duduk disamping rombongan temannya dani kekasih Tasya. Kalau gak salah namanya ardian. Pria disamping Reina terkesan cuek dan Reina pun juga cuek
Pesawat sudah sampai di bandara ngurah rai.
“Akhirnya liburan juga” Ucap Tasya
“Kita harus senang senang disini honey” Ucap dani
“Pasti dong sayang” Ucap Tasya mengecup pipi dani
Reina yang melihatnya kesel banget karena Tasya nempel dengan dani sedangkan dimanapun dia tetap jadi nyamuk
“Sabar ya Reina. Kamu pasti sering jadi nyamuk mereka” Ucap Ivan
“Hehe udah biasa juga” Ucap Reina
“Yaudah cepet ke penginapan. Badan gue udah lengket semua” Ucap darren
Kami berenam pun perjalanan ke penginapan
Penginapannya vila berada di ubud suasana disini alam sekali dingin dan nyaman
Disini ada 3 kamar
Kamar kesatu ditempati dani dan Tasya. Reina sudah paham mereka berdua ini memang sudah sering seperti suami istri. Namun Reina selalu memperingatkan Tasya untuk selalu jaga aman tidak hamil
Kamar kedua ditempati Daren, Ivan dan Ardian
Sedangkan kamar satunya di tempati Reina
Waktu menunjukan malam dan mereka berenam akan menuju club malam. Sebenarnya Reina tidak mau ikut namun Tasya memaksanya
“Mau pesen apa” Ucap Ivan
“Biasa bro” Ucap mereka berempat
“Hm Reina kamu mau apa” Ucap Ivan
“Ada ice tea gak” Ucap Reina
“hahahahaha loe pikir ini warung bu mintu” Tawa Tasya
“Ckkk” Sebel Reina
“Gak ada Reina” Ucap Ivan
“Mineral aja” Ucap Reina
“Loe gak minum ya coba aja dikit” Ucap darren
“Dar jangan loe paksa Reina beda sama kita” Ucap Ivan
“Hasshh” Ucap darren
Terlihat Ivan, Daren, Tasya dan Dani sudah mabuk parah. Tinggal Reina dan Ardian yang masih sadar
“Sialan nyusahin” Ucap Ardian yang didengar Reina
“Hmm kita bawa mereka pulang” Ucap Reina
“Ya” Ucap cuek Ardian
Reina dan Ardian membawa keempat orang mabuk itu ke vila dan sudah berada di kamar masing masing
Anehnya semalaman Reina gak bisa tidur mendengar suara desahan dani dan Tasya
“Ahhhhhh sayang ahhh ahhh jepit banget sayang ahhhh” Desah dani
“Ahhhh danii ahhh aku keluar sayang ahh” Desah Tasya
“Bersama sayang ahhhhhh” Desah mereka bersama.
Bersambung…




